Ketahui Penyebab Kista Ovarium Pada Wanita

Obat Pendarahan Rahim – Mungkin disini banyak orang yang terutama wanita yang lebih mengenal tentang penyakit kista, salah salah satu penyakit yang berbahaya tapi taukah kalian para wanita apa yang menjadi penyebabnya untuk itu Ketahui Penyebab Kista Ovariom Pada Wanita namun, namun sebelum membahas penyebabnya mari ulas sedikit mengenai kista.

Sedikit Gambaran Tentang Kista

Ketahui Penyebab Kista Ovarium Pada Wanita
Kista ovarium atau rongga berdinding yang berisi cairan, Ovarium sendiri merupakan indung telur yang secara alami ada di dalam tubuh wanita jadi kista ovarium jika di definisikan adalah cairan yang berada di dalam ovarium berukuran sekitar dua sentimeter atau lebih. Jika dibayangkan mirip seperti kacang atau lebih besarnya seperti jeruk namun dalam banyak kasus jangan ditemukan kista yang berukuran sangat besar dan membuat mereka yang menderitanya terlihat seperti orang hamil.

Baca Juga : Obat Pendarahan Rahim Secara dan Aman

Umumnya penyakit kista ini sering menyerang wanita yang berusia produktif. Berdasarkan dalam beberapa kasus yang ditemukan kista ovarium bisa menyebabkan rasa sakit dan pendarahan dan apabila ukuran kista lebih dari 5 cm ini perlu dilakukan pengangkatan kista.

Ketahui Penyebab Kista Ovariom Pada Wanita

Kista ovarium dibedakan menjadi dua jenis sesuai dengan penyebabnya, berikut informasi selengkapnya:

  • Kista Patologis

Yaitu kista yang tidak normal atau abnormal yang tumbuh dan berkembang di ovarium. Kista Patologis dibedakan menjadi dua jenis diantaranya jenis yang jinak dan ganas atau kanker

Baca Juga  : Makanan Yang Dianjurkan Untuk Penderita Tumor Rahim

  • Kista Ovarium Fungsional

Adalah kista yang sering menyerang wanita dan biasanya tidak berbahaya karena ini merupakan salah satu bagian dari siklus menstruasi.

Penyebab Kista Ovarium

Ada dua jenis kista ovarium fungsional yaitu kista folikel dan kista luteal.

Kista Luteal, jarang terjadi ketika sisa jaringan folikel setelah melepaskan telur atau korpus luteum diisi dengan darah dan biasanya kista jenis ini akan menghilang setelah kurun waktu beberapa bulan tapi bisa juga pecah atau meledak sehingga menyebabkan pendarahan dan rasa nyeri.

Baca Juga : Cara Mengobati Polip Rahim Tanpa Efek Samping

Kista Folikel, kista jenis ini merupakan kista yang sering dijumpai banyak wanita. Setiap bulan ovarium seorang wanita akan melepaskan telur yang bergerak ke tuba falofi dan menuju rahim atau uterus agar bisa dibuahi oleh sperma.

Tapi terkadang dalam beberapa waktu folikel tidak bisa melepaskan telur dan menyusut setelah telur dilepaskan jika hal ini terjadi maka folikel bisa tumbuh lebih besar dan banyak.

Penyebab Kista Patologis

  • Kista Dermoid

Kista jenis ini sering terjadi pada wanita yang berumur di bawah 40 tahun, kista demoid ini berkembang dair sel-sel yang digunakan untuk membuat telur dimana telur akan menciptakan jenis sel. Kista jenis ini mempunyai peluang besar untuk tumbuh dan berkembang oleh karena itu hampir dalam banyak kasus mengenai kista dermoid sering kali berujung dengan operasi.

  • Kista Denoma

Dua jenis utama kista denoma :

1. Kista Musinosa
2. Kista Serosa

Untuk jenis kista musinosa bersar kemungkinan untuk pecah dan mensuplai darah menuju ke ovarium atau bisa disebut dengan torsi.

Baca Juga : Cara Alternatif Mengobati Miom Tanpa Operasi

Sedangkan kista jenis serosa biasanya tidak tumbuh hingga besar tapi bisa menimbulkan gejala apabila pecah dan sebaliknya kista denoma musinosa ini bisa tumbuh hingga berukuran sangat besar yaitu 30 cm atau 12 inci mengisi bagian dalam perut dan menekan organ – organ yang ada di dalamnya termasuk kandung kemih dan usus oleh karena itu sering menyebabkan gangguan pencernaan.

Jadi dasar untuk mencegah penyakit rahim atau kista ovarium ini adalah dengan merawat atau menjaga kebersihan organ intim untuk mengurangi resiko penyakit seperti halnya kista. Demikian informasi mengenai penyebab kista ovarium semoga bermanfaaat. Silahkan share agar lebih banyak orang yang tau 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *