Waspada Keputihan Bisa Jadi Tanda Penyakit Kanker Rahim

Infeksi Rahim -, Waspada Keputihan Bisa Jadi Tanda Penyakit Kanker Rahim -, Kanker bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia dan gender, namun ada satu jenis kanker yang hanya akan menyerang kaum wanita yaitu kanker rahim. Jenis kanker yang satu ini menyerang bagian organ reproduksi wanita dan dampak berbahanya bisa mengancam jiwa penderitanya dan dalam banyak kasus kanker rahim, wanita yang mengidap penyakit kanker rahim berakhir dengan kematian. Tapi bukan berarti wanita yang mengidap kanker rahim akan selalu meninggal, sebagian penderita kanker rahim ada yang berhasil sembuh. Baca : Obat Kanker Rahim atau Kanker Serviks Paling Ampuh.

Waspada Keputihan Bisa Jadi Tanda Penyakit Kanker Rahim

Kanker rahim atau kanker serviks merupakan penyakit silent killer yang timbul dan menyerang kaum wanita tanpa menunjukan tanda kanker rahim menyerang wanita yang signifikan dan ini menyebabkan penderita kanker rahim sering kali terlambat untuk mendapatkan pengobatan. Tapi dalam beberapa kasus yang ditemukan, wanita yang mengidap kanker rahim biasanya mengalami beberapa ciri seperti keputihan. Tapi tidak semua jenis keputihan bisa dikategorikan dalam tanda kanker rahim, berikut jenis keputihan yang berbahaya.

Keputihan pada Wanita

Tidak semua jenis keputihan bisa disebut gejala kanker rahim, keputihan digolongkan menjadi keputihan normal dan keputihan yang membayakan.

Keputihan adalah kondisi yang dialami oleh wanita dengan ditandai keluarnya cairan dari organ genital secara berlebihan. Dalam istilah lainnya keputihan dikenal dengan fluor albus atau leukorea. Sedangkan jenis keputihan normal yaitu cairan yang keluar jernih dan bahkan dalam kondisi tertentu bisa menjadi berubah kekuningan dan kental yang menyerupai lendir tapi tidak berbau dan tidak menyebabkan gatal.

Wanita yang mengalami keputihan normal biasanya mereka yang memasuki masa subur atau sudah menstruasi, sebelum atau sesudah masa haid, ketika sedang dalam masa kehamilan. Di samping itu, ada banyak faktor yang menyebabkan wanita mengeluarkan cairan dari organ wanita.

Waspada Keputihan Bisa Jadi Tanda Penyakit Kanker Rahim

Kanker rahim adalah penyakit yang sangat menakutkan bagi semua wanita did dunia karena pasalnya dampak dari penyakit kanker rahim ini bisa menyebabkan penderitanya meninggal. Penyebab kanker rahim sendiri diakibatkan oleh human papilloma virus (HPV) yang menyerang bagian leher rahim dan penyebaran dari virus ini bisa diakibatkan karena akitifitas seksual seperti sering berganti – ganti pasangan.

Pada tahap awal penderita kanker rahim sangat jarang untuk merasakan gejala dari kanker rahim dan tanda kanker rahim akan timbul setelah memasuki tahap lanjut. Salah satu dari ciri kanker rahim yaitu keputihan.

Baca :

Sebagian besar wanita pasti menganggap keputihan hanyalah hal biasa yang terjadi pada wanita, tapi itu keputihan normal yang berwarna bening dan tidak menimbulkan bau sedangkan pada penderita kanker serviks, keputihan yang di alami berjumlah banyak, serta warnanya kekuningan sampai ke abu – abuan serta akan menimbulkan bau anyir dan gatal. Keputihan yang berbahaya akan menyebabkan adanya bercak darah.

Tips Deteksi Kanker Rahim Sejak Dini

Pada awalnya kanker rahim atau kanker serviks tidak menimbulkan gejala sehingga kanker akan ditemukan setelah memasuki stadium lanjut dimana salah satunya adalah abnormal, keluar darah pada area wanita dan mengalami rasa nyeri pada area sekitar lipatan paha.

Cara untuk mengetahui kanker rahim bisa dengan lendir pada organ genital atau dikenal dengan istilah swab basah dan dengan demikian maka akan diketahui penyebab infeksi sehingga jika muncul darah setelah melakukan hubungan seksual, segera melakukan pemeriksaan pap smear.

Jadi kanker rahim atau kanker serviks dengan keputihan sangat berkaitan, jadi jika ditemukan keputihan dengan ciri berbau, menimbulkan gatal, berbau kekuningan hingga ke abuan dan mengeluarkan keputihan dalam jumlah yang banyak segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendapatkan pengobatan yang tepat sebelum penyakitnya menjadi semakin parah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *