Bahaya Radang Panggul Dan Cara Mencegahnya

Radang panggul merupakan infeksi rahim wanita yang merupakan komplikasi yang sering disebabkan oleh ebberapa penyakit menular seksual seperti gonore dan klamidia serta gejala yang biasanya dialami oleh para wanita yaitu keputihan, demam, sakit perut bagian bawah dan lainnya.

Untuk mengetahui penyebab serta gejala mengenai radang panggul bisa Anda baca di artikel kami Penyebab dan Gejala Radang Panggul. Karena untuk kali ini kami akan membahas mengenai Bahaya Radang Panggul Dan Cara Mencegahnya, berikut informasi selengkapnya.

bahaya-radang-panggul-dan-cara-mencegahnya

Penyakit radang panggul tidak bisa Anda anggap sepele tanpa memikirkan bagaimana cara untuk mengobati penyakit ini karena jika dibiarkan terlebih dalam jangka waktu yang lama berikut komplikasi yang diakibatkan radang panggul.

  • Radang Panggul Berulang

Sebagian wanita akan mengalami PID secara berulang hal ini dikenal dengan penyakit radang panggul recurrent. Biasnaya akan terjadi ketikan infeksi awal tidak obati dengan tuntas dan berbagai alasan termasuk penggunaan antibiotik yang tidak bisa diminum sampai habis.

Apabila kerusakan yang terjadi di rahim atau saluran tuba berulang kali terjadi aka akan lebih mudah untuk bakteri bisa menginfeksinaya lagi dan membuat wanita lebih rentah untuk terkena penyakit ini lagi.

Dan apabila PID sering terjadi secara berulang maka bisa meningkatkan resiko kemandulan atau infertilitas.

  • Abses

Bahaya radang panggul lainnya bisa menyebabkan cairan nanah pada saluran tuba dan ovarium atau disebut dengan abses. Abses memang bisa diobati dengan menggunakan antibiotik tapi kadang – kadang memerlukan operasi laparoskopi untuk memusnahkannya. Bahkan cairan ini terkadang bisa dibuang dengan menggunakan jarum yang dipandu dengan ultrasound.

  • Nyeri Panggul Jangka Panjang

Beberapa wanita yang mengalami PID dan mengembangkan sakit di sekitar panggul serta perut bagian bawah dalam jangka waktu yang cukup lama atau bisa disebut dengan kronis pasti akan tidak sangat nyaman dan bisa menyebabkan masalah lebih lanjut seperti sulit tidur dan depresi.

  • Hamil di Luar Kandungan

Kehamilan ektopik biasanya akan terjadi apabila telur yang sudah dibuahi dan seharusnya menempel pada rahim justru malah di luar rahim biasanya terjadi di salah satu tuba. Hal ini terjadi karena PID yang menginfeksi saluran tuba bisa melukai lapisannya dan bahkan menimbulkan jaringan parut serta apabila sudah seperti ini biasanya tidak mudah untuk diobati.

  • Kemandulan (Infertilitas)

Wanita yang mengalami radang panggul biasanya akan sulit untuk hamil denghan alasan yang sama dan telur tidak bisa lewat dengan mudah ke dalam rahim. Meskipun tuba falopi yang rusak atau tersumbat bisa diobati dengan pembedahan tapi hal ini tidak akan berhasil jika Anda ingin memiliki anak dan sebagai solusinya mungkin bayi tabung.

Selama Anda mengkonsumsi obat antibiotik, gejala radang panggul cepat atau lambat bisa hilang dan sembuh sebelum infeksi. Bahkan apabila gejala sudah tidak ada lagi Anda harus tetap mengkonsumsi obatnya hingga habis dan pastikan memberitau pasangan Anda sehingga bisa di tes juga dan diobati juga karena jika tidak bisa terjadi fenomena ping-pong.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *